Kesehatan adalah adalah segala-galanya

Kesehatan adalah adalah segala-galanya

sponsor

blitarian

Total pengunjung


Sekilas Info



Selamat Datang di official website Blitar Sehat. Dapatkan informasi-informasi tentang dunia kesehatan di Blitar dan seputarnya di website yang sederhana ini. Ini merupakan wujud kepedulian kami sebagai insan yang bergerak di bidang kesehatan masyarakat melalui Puskesmas Kepanjenkidul Kota Blitar.Bila anda memerlukan informasi serta interaktif yang berkaitan dengan dunia kesehatan silahkan akses situs ini http://blitarsehat.com / Details...

Depan arrow Artikel arrow Artikel arrow VAKSIN FLU
VAKSIN FLU PDF Print E-mail
Artikel - Artikel
Written by ahmadzendel   
Monday, 03 November 2008
Vaksin Haemophilus Influenzae Type B

SULINAH
Perawat
Flu atau influenza adalah penyakit infeksi yang mudah menular dan disebabkan oleh virus influenza, yang menyerang saluran pernafasan.

    Vaksin Haemophilus Influenzae merupakan preparat strain yang sudah ditakaktifkan.

Sistem Kerja.
     Hemaglutinin ( H ) dan dalam jumlah sedikit terhadap Neuraminidase ( N ) memegang peranan terpenting dalam perlindungan. Karena H dan N selalu berubah, maka antibody perlindungan bermanfaat hanya dalam waktu pendek dan imunitas mungkin hanya berlangsung untuk kurang dari 1 tahun.
    Untuk individhu yang terpapar virus influenza tidak akan hanya menimbulkan antibody terhadap strain infeksi, tetapi akan mengalami suatu respon anti bodi anamnestik terhadap starin dan kelompok virus yang sama, yang tidak menginfeksi dimasa lampau. Respon terjauh virus influenza suatu mosaic antigenic dan menggambarkan bahwa variasi H dan N mungkin dibatasi.
    Hemaglutinin menghemaglutinasi eritrosit dari beberapa spesies invitro karena terjadi pada tempat reseptor tambahan spesifik pada eritrosit dan pada partikel virus. Kemampuan mengheglutinasi membentuk basis tes penting untuk mempelajari adanya antibody dan untuk mentes sera bagi penentuan hubungan satu virus influenza dengan yang lain. Jika antibody yang khas untuk virus tertentu, maka ia akan menetralisasi reseptor virus dan heglutinasi tyidak akan terjadi yang disebut inhibisi haemaglutinasi. Hemaglutinin muncul sebagai antigen terpenting dalam merangsang imunitas perlindungan. Neuramidase mungkin bekerja pada mukoprotein sekresi pernafasan dan memudahkan kontak virus dan sel yang lebih penting, ia mungkin menentukan jumlah virus yang dilepaskan sel tertentu.
Reaksi Setelah Pemberian Vaksinasi.
    Vaksin flu aman dan ditoleransi dengan baik. Reaksi samping yang paling sering didapatkan adalah rasa sakit ditempat penyuntikan yang akan hilang 24 – 72 jam kemudian.



Siapa Yang Perlu Di Imunisasi.
    Pemberian vaksinasi ini tidak direkomendasikan rutin dalam usaha mengendalikan epidemic, tetapi bermanfaat pada kelompok yang beresiko tinggi. Misalnya :
1.    Pasien penyakit paru menahun / kronis.misalnya :
# Emfisema.
# Bronkiektasis.
# Tb paru.
# Fibrosis Kistik.
# Asma Kronika.
2.    Kardio Vaskuler, terutama stenosis mitral
3.    penyakit menahun Seperti :
# Ginjal.
# Susunan syaraf.
# Metabolik.    
4.    Orang tua yang menetap di lembaga, Misalnya :
# Narpidana.
# Panti Werdha / jompo
5.    Orang dengan usia lanjut.
6.    Anak yang terbiasa dalam suatu lembaga :
# Sekolahan.
# Pondik pesantren.
7.    Indifidhu yang sering kontak dengan kalangan pengidap, misalnya :
# Perawat.
# Dokter.
# Karyawan fasilitas kesehatan.
Untuk ibu hamil masih menjadikan kontroversi dikarenakan belum adanya kejelasan dan jaminan untuk vaksin Haemophilus Influenzae ini bila biberikan pada ibu hamil.




Indikasi.
    Vaksinasi Haemophilus Influenza adalah
1. Menghindarkan penerima vaksinasi dari serangan virus influenza yang dapat memunculkan komplikasi.
2.    menambah system kekebalan tubuh.


Kontra Indikasi.
    Kontra indikasi dari vaksin ini hamper sama dengan yamg lainya  yaitu :
1.    Penyakit akut.
2.    Infeksi ringan disertai demam.
3.    Reaksi parah dari vaksinasi sebelumnya.
4.  Dikarenakan vaksin virus ini mengandung antibiotic dalam jumlah keci yaitu Neomycin / Polymicin / atau keduanya. Maka tidak boleh yang bersangkutan sensitife terhadap antibiotic tersebut.
5.    Sensitife terhadap telur, karena dalam vaksin terdapat residu protein telur.
6.    Pernah syok anafilaktik terhadap vaksin demam kuning.


Sediaan.
    Kemasan vaksinasi flu ini didesain seefisien dan seaman mungkin :
1.    Serbuk Injeksi 10 mcg/vial.
2.    Capsular Conjugated Polysaccharide Vaccine.


Dosis.
    Pemberian vaksin ini berbeda dengan yang lainnya yaitu :
•    0,5 ml / im dan sc dalam  tungkai.
•    Pemberian dosis primer 3x dengan interval 1 bulan.
•    Dapat diberikan sebagai penyelesaian / lanjutan seri imunisasi dengan vaksin lain.
•    Dosis vial dapat dilarutkan dengan 0,5ml vaksin : jerap diftery, tetanus dan pertusis dari posteur merceux. Pak mengandung kedua vaksin tersedia sebagai tetract – HIB.
by ahmad zendel.........
 
< Prev
copyright © 2008 Blitar Sehat